Home Blog Tips 6 Jenis Kulit Sapi Untuk Kerajinan Souvenir Kulit

6 Jenis Kulit Sapi Untuk Kerajinan Souvenir Kulit

jenis kulit sapi untuk kerajinan souvenir kulit

Jenis kulit sapi untuk kerajinan souvenir kulit asli sudah mulai banyak digunakan oleh berbagai produsen souvenir. Hal ini terlihat dengan meningkatnya permintaan produk kulit asli pada akhir tahun 2020. Peningkatan tersebut berkisar antara 2% sampai 3%. Karena juga dipengaruhi oleh beberapa acara besar yang bertepatan dengan hari libur.

Permintaan produk kulit asli yang paling terlihat mencolok yaitu dari pembuatan aksesoris produk fashion berukuran minimalis. Contohnya seperti tas pouch, clutch bag, dompet, dan tempat id card kulit. Secara fungsi memang produk tersebut sering sekali digunakan di berbagai acara dan kegiatan tertentu. Karena fungsinya seperti pouch dan clutch sebgai tempat wadah smarthphone, charger, alat kosmetik dan sebagainya. Jadi bisa dikatakan membantu barang tersebut dengan simple.

Sekilas Tentang Beberapa Jenis Kulit Sapi Untuk Kerajinan Souvenir Kulit Asli

Sebagian besar dari anda mungkin sudah tahu beberapa jenis kulit sapi yang pernah didengar. Seperti jenis kulit pull-up dan kulit nabati/ vegetable. Karena memang sudah banyak tersebar di berbagai wilayah dan pada umumnya dalam membuat produk kulit asli mayoritas menggunakan kedua bahan tersebut. Sebenarnya masih banyak lagi beberapa kulit yang digunakan untuk kerajinan souvenir kulit. Seperti kulit kambing, domba, bison, ikan pari dan sebagainya.

Secara penggunaannya pun bahan kulit asli sudah dimanfaatkan sejak lama. Terutama untuk mereka yang bertempat tinggal di wilayah bumi belahan utara atau selatan. Kulit bison menjadi salah satu pakaian penghangat tubuh yang wajib dimiliki. Tentu untuk melindungi badan dari terpaan hawa dingin agar tetap hangat.

Seiring berjalannya waktu banyak produk kulit yang dibuat dengan desain dan model lebih inovatif. Selain dibuat sebagai baju atau jaket mulai berkembang produk fashion dari kulit asli seperti sepatu, tas, dompet dan barang lainnya. Tentu saja dengan model dan desain yang lebih unik. Karena tuntutan dari permintaan pasar di berbagai wilayah yang juga variatif.

Jenis kulit sapi untuk kerajinan souvenir kulit ternyata juga semakin banyak variasinya. Lagi – lagi karena proses penyamakan bahan baku kulit sapi dibantu dengan alat yang canggih. Sehingga memungkinkan untuk memberikan varian model, warna dan tekstur yang baru. Selain itu kulit sapi juga dirasa cocok untuk pembuatan souvenir. Karena memiliki tingkat kelenturan yang cukup baik dan juga kuat seperti kebanyakan kulit hewan ternak lainnya.

Jenis Kulit Sapi Nabati (vegetable)

Produk kerajinan kulit asli banyak di produksi dengan memanfaatkan jenis kulit nabati. Hal ini karena ada beberapa pertimbangan dimulai dari harga nya yang cukup bersahabat. Dibandingkan dengan jenis kulit sapi lainnya. Hal yang paling mempengaruhi yaitu pada proses penyamakan pada pembuatan kualitas kulit. Tidak memerlukan banyak campuran bahan kimia bahkan hanya menggunakan bahan alami.

Kriteria jenis kulit nabati sendiri cukup mudah di ketahui. Dimulai dari tekstur dan tingkat kelenturannya yang agak kaku. Kemudian warnanya masih mirip dengan warna asli seperti merah muda/ agak pink. Disisi lain ada juga jenis kulit nabati yang memiliki warna seperti putih tulang. Kesemua itu tergantung pada proses penyamakan yang disesuaikan kebutuhan.

Jenis kulit sapi untuk kerajinan souvenir kulit juga bisa menggunakan kulit nabati untuk pembuatan custom. Apalagi dari warnanya yang memang bisa disesuaikan. Selain itu pada proses penyamakan penggunaan warna pun murni memanfaatkan bahan alami. Biasanya menggunakan tumbuhan seperti teh. Sehingga dari keaslian warna kulit tidak hilang dan tetap terlihat alami.

Kebanyakan jenis kulit nabati digunakan untuk pembuatan souvenir kulit berdimensi minimalis. Contohnya seperti pembuatan dompet pouch, tas clutch, dan tempat id card. Karena untuk pemesanan pada contoh produk tersebut, custoomer biasanya memesan dengan warna alami.

Jenis Kulit Pull-up

Jenis kulit pull-up juga menjadi bahan dasar pembuatan souvenir kulit asli yang sering digunakan. Terbukti dengan banyaknya toko kulit yang tersebar disetiap kota sebagian besar menjual bahan kulit tersebut. Sehingga anda akan sangat mudah jika mencari jenis kulit pull-up ini.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai jenis kulit pull-up bisa anda perhatikan point tentang kriteria kulit jenis ini.

  1. Memiliki warna yang lebih variatif ketimbang jenis kulit nabati. Salah satunya yang paling disukai kebanyakan orang adalah warna vintage classic. Kesan coklat pudar memberikan kesan yang artistik dan kalem.
  2. Menjadi komoditas bahan dasar souvenir kulit asli yang sering kita temui seperti tas, dompet, id card holder, binder kulit, pouch dan tas clutch kulit.
  3. Memiliki tingkat kelenturan yang baik ketimbang jenis kulit lainnya. Hal ini karena saat proses penyamakan selesai pada tahap finishing leather kemudian langsung ditarik sampai mendapatkan tingkat kelenturan yang diibutuhkan. Tujuannya untuk mendapatkan kulit yang memiliki lapisan tipis, kuat dan fleksible. Dompet kulit biasanya menggunakan jenis bahan pull-up.
  4. Menggunakan bahan kimia dalam proses penyamakan, baik untuk pewarnaan, pelapisan dan pembersihan kulit sapi.

Secara umum kulit pull-up adalah proses pengembangan dari jenis kulit finishing. Oleh karena itu jenis kulit sapi untuk kerajinan souvenir kulit yang paling banyak digunakan adalah pull-up. Disamping point diatas yang menjadi pertimbangan, harganya pun tidak terlalu mahal dan terjangkau. Kemudian produk yang dihasilkan dari kulit ini juga biasanya memiliki kekuatan yang cukup baik.

Bca juga : tips merawat souvenir kulit asli agar tetap awet

Jenis Kulit Full Grain (finishing leather)

Jika anda mencari produk kulit yang premium, elegan dan agak mahal biasanya sebagian besar menggunakan jenis kulit full grain. Hal ini karena dari segi penyamakannya memang agak ribet dan memerlukan ketelitian tinggi. Selain itu untuk mencapai tujuan agar sifat, tekstur, dan warnanya tetap dipertahankan dengan baik sesuai keasliannya.

Selama proses pematangan kulit sapi, tidak boleh sampai berlebihan. Karena tujuannya tidak mengubah struktur permukaan kulit sapi. Hal ini untuk mendapatkan corak dan pori-pori pada permukaan kulit seperti aslinya. Alias tidak merubah secara signifikan atau menghilangkannya. Secara model bagaimana caranya mendapatkan kesan natural dan alami seperti pada kulit sapi aslinya.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyamakan pada jenis kulit full grain, yaitu:

  • Tahap Penggaraman
  • Pengapuran
  • Penghilangan Protein Kulit (batting)
  • Retanning
  • Crusting
  • Finishing

Pada tahapan terkahir yaitu finishing nantinya akan dibagi lagi menjadi dua kategori jenis kulit, yaitu full grain dan corected grain . Jenis kulit sapi untuk kerajinan souvenir kulit bisa sangat variatif seperti yang akan kami jelaskan berikut

Full grain sama halnya seperti yang telah kita jelaskan diatas yaitu menonjolkan sifat dan struktur kulit persis seperti aslinya. Karena untuk membuat jenis produk yang biasanya disukai customer pada model produk kulit natural. Sehingga variasi model akan lebih banyak dan juga unik.

Sedangkan untuk jenis kulit corected grain ialah pada proses finishing sudah dimodifikasi sedemikan rupa. Terutama pada bagian pori-pori kulit yang dilakukan pengamplasan (buffing). Sehingga struktur permukaan kulit sapi tidak seperti aslinya, bahkan bisa dikatakan berubah drastis. Selain itu juga dilakukan tambahan warna (roll coating) untuk mendapatkan guratan yang diinginkan. Karena dibentuk sesuai pola yang akan dihasilkan.

Jenis Suede Leather

Jenis kulit untuk suede memiliki karakteristik yang lumayan baik, karena dipengaruhi dengan proses penyamakannya yang agak rumit dan teliti. Karena untuk jenis kulit yang digunakan merupakan lapisan bagian dalam. Sehingga untuk ketebalan dan kualitas kekuatannya berbeda dibandingkan kulit luar. Namun untuk keawetannya tetap baik dan tahan lama, hanya saja kriteria produk yang dibuat dari jenis suede leather lebih minimalis.

Karakterisitik untuk suede leather mempunyai tekstur permukaan kulit yang halus, lembut dan agak berserat. Hal tersebut diakrenakan saat proses penyamakan dilakukan pengamplasan yang sebelumnya di sikat terlebih dahulu. Sehingga akan mendapatkan jenis kulit yang berserabut dan memiliki bulu lembut pada tekstur permukaan kulit.

Kualitas dan model yang ditawarkan dari suede leather sangat menonjol. Karena biasanya dijadikan untuk aksesoris fashion seperti tas kulit, dompet kulit dan sepatu. Sehingga dari segi harga pun jenis kulit suede memang lebih tinggi ketimbang jenis kulit lainnya. Biasanya kalangan konsumen yang menggunakan jenis kulit ini adalah umur usia muda yang menyukai perkembangan fashion. Apalagi modelnya yang memiliki kesan modern classsic.

Adapun untuk sedikit kelemahan dari jenis kulit ini yaitu mudah berubah warna jika terkena air. Selain itu juga jika tidak teratur dibersihkan akan terlihat kumuh karena kotoran debu yang menempel. Kelemahan lainnya juga terlihat pada pola jahitan yang agak ringkih karena lapisan kulit yang agak tipis menjadi faktor yang mempengaruhinya. Bisa dikatakan dari kategori 6 jenis kulit sapi untuk kerajinan souvenir kulit bahan sude leather memang paling premium dan juga butuh sedikit ekstra perawatannya agar awet.

Jenis Kulit Nubuck

Jenis Brush-Off Leather (Kulit Krom)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *