Home Blog Tips Mengenal Karakteristik Bahan Kulit Sapi

Mengenal Karakteristik Bahan Kulit Sapi

Mengenal karakteristik bahan kulit sapi

Mengenal karakteristik bahan kulit sapi perlu dipelajari untuk anda pecinta produk kulit asli. Karena pengguna kulit sapi semakin hari terus bertambah. Hal ini bisa dipastikan meningkatnya permintaan seperti produk jaket, sepatu, tas, dompet dan beberapa aksesoris souvenir kulit asli lainnya. Efek dari hal tersebut tentunya pada pasokan bahan dasar kulit sapi yang harus menyeimbangkan dengan naiknya permintaan pesanan produk kulit.

Beberapa penelitian telah memberikan hasil mengenai tingkat ketersediaan bahan kulit sapi yang akan digunakan untuk produk baru. Menurut angka jumlah sapi yang diternakkan di dunia tahun 2011 yaitu 1,6 miliar ekor. Angka ini melebihi dari ketersediaan ternak domba di dunia yang hanya sebesar 1,2 miliar ekor saha. Kemudian dari beberapa angka tersebut kalkulasi dari pemotongan ternak per tahunnya hanya mendapatkan angka di 15% – 25%. Tentu ini mengindikasikan bahwa bahan baku kulit sapi untuk kerajinan kulit di dunia perlu ditingkatkan lagi ketersediaannya.

Serba – Serbi Karakteristik Bahan Kulit Sapi untuk Kerajinan Kulit

Karakteristik bahan kulit sapi untuk kerajinan kulit yang bernilai ekonomis sebenarnya cukup mumpuni dengan kualitasnya yang baik. Berbagai kerajinan kulit yang di produksi di seluruh dunia bisa diperhitungkan dari berapa banyak produk yang terjual. Diperhitungkan pernah mencapai angka 65 % – 70 % untuk produk kulit di dunia. Contoh produk konkretnya meliputi berbagai kategori seperti jok mobil, kursi furniture, jaket dan lainnya. Ini membuktikan bahwa sebagian besar negara di seluruh dunia mampu membuat produk kulit dengan karakteristik bahan kulit sapi yang berbeda. Oleh karena itu mari bahas sedikit bahan kulit sapi dari beberapa negara yang terkenal akan kualitas kulit sapinya.

Kulit Sapi Amerika

Faktor teritorial atau wilayah memiliki peran penting dalam menentukan kualitas kulit sapi di Amerika. Karena seperti yang kita tahu benua Amerika memiliki luas yang lebih besar daripada Asia. Kemudian juga banyak variasi ras dan suku yang hidup di Amerika. Dengan begitu banyak kebudayaan dari setiap ras yang telah dibangun ratusan tahun. Kebudayaan ini memberikan tradisi unik yang salah satunya juga diterapkan pada peternakan sapi.

Sebenarnya di Amerika sudah sejak lama kulit sapi dimanfaatkan sebagai produk yang bernilai ekonomis. Hanya saja model dan desainnya masih sangat sederhana. Salah satunya adalah Brasil yang juga menjadi penghasil kulit sapi terbesar di Benua Amerika dan juga di dunia. Statistik yang terekam di tahun 2013, Brasil telah menternak hewan sapi sebanyak 206 juta ekor. Kemudian juga menjadi pemasok bahan kulit sapi terbanyak di seluruh dunia, dengan perbandingan 14,2 % dari jumlah sapi di bumi. Jadi tidak berlebihan jika kita mengatakan bahwa kulit sapi Amerika memiliki kualitas premium.

Kulit Sapi Eropa

Hewan sapi memang banyak sekali manfaaatnya, mulai dari daging sampai kulit. Semuanya bernilai ekonomis dengan berbagai kualitas kulit yang dibutuhkan. Hal ini juga berlaku di Benua Eropa yang sebagian besar negarnya tergolong maju. Daging sapi menjadi yang paling sering dijadikan makanan pokok setiap hari. Contohnya seperti makanan yang terkenal yaitu, hot dog, burger, pizza dan steak. Makanan steak yang menjadi paling favorit untuk masyarakat di Eopa.

Kebutuhan akan daging sapi ini juga berbanding lurus dengan banyaknya peternakan sapi di Eropa. Salah satu yang paling terkenal dengan peternakan sapinya adalah Italia. Selain menjadi pusat dari pembuatan makanan pizza yang sudah tersohor diseluruh dunia, Italia juga menjadi pemasok bahan kulit sapi terbesar ke dua di dunia setelah Brasil. Statistik pada tahun 2011 mengatakan bahwa Italia mampu menghasilkan ukuran 100 juta m/2 kulit sapi dalam setahaun. Sehingga menjadi pendominasi dari peternakan terbesar di Benua Eropa. Negara lainnya yang mengikuti italia dalam produksi kulit sapi yaitu Spanyol dan Jerman. Contohhnya Jermana yang mampu menghasilkan kulit sapi sebesar 8,5 juta m/2.

baca juga info lainnya di; 6 jenis kulit sapi untuk kerajinan souvenir kulit

Mengenal Karkteristik Bahan Kulit Sapi yang Variatif

Setelah kita membahas sedikit ulasan mengenai wilayah yang menjadi penghasil kulit sapi terbanyak, mari kita lanjutnya dengan karakteristik kulit sapi itu sendiri. Berikut penjelasannya.

1. Kuat

Bahan kulit sapi memiliki lapisan yang kuat untuk dijadikan berbagai produk kerajinan. Hal ini bisa terlihat dari pola di permukaan kulit dan seratnya yang alami. Kekuatan dari bahan kulit sapi berasal pada pola dasar lapisan pigmen dan grain kulit yang memiliki serat lebih tebal. Sehingga mampu menopang penggunaan produk kulit dalam kondisi ekstrim. Sehingga beberapa contoh produk kulit yang terlihat kokoh seperti jaket, tas dan sepatu banyak diproduksi menggunakan bahan kulit sapi. Karena pada penggunaan sepatu tentu harus kuat dari segala kondisi sehingga kulit sapi terbukti kualitasnya.

2. Tebal

Karakteristik bahan kulit sapi selanjutnya yaitu memiliki tekstur agak kasar dan kuat. Hal ini dipengaruhi dari sifat dasar kulit itu sendiri. Pertama yaitu tingkat kerapatan pori-pori pada kulit sapi berkisar antara 0.4 – 0.9 gram/cm kubik. Hal ini memberikan kualitas ketebalan kulit sapi yang awet, sehingga saat ditimbang termasuk berbobot berat. Kemudian kedua memiiliki struktur kulit yang berlapis. Karena kulit sapi seperti pada kulit manusia umumnya yang memiliki beberapa lapisan dimulai dari lapisan permukaan sampai lapisan terbawah. Bisa dilakukan merentangkan kulit secukupnya maka akan terlihat lapisan yang memiliki warna agak berbeda.

3. Kaku

Pada umumnya bahan kulit asli memang memiliki sifat dasar kaku. Hal ini dipengaruhi dari proses penyamakan seperti dijemur sampai proses pencampuran bahan kimia. Disamping itu telah disinggung diatas bobotnya yang berat dibandingkan bahan pabrikan menandakan kulit sapi lebih kaku. Tujuan membuat kulit kaku ini untuk memberikan keawetan pada bahan kulit sapi agar tahan lama. Selain itu tingkat kekuatan bisa dibuktikan dari kekuatan perenggangan kulit sapi berkisar pada andata 8-25 N/m persegi. Oleh karena itu tidak berlebihan jika bahan kulit memiliki ketahanan abrasi yang lebih baik daripada bahan sintetis.

Informasi mengenai mengenal karakteristik bahan kulit sapi sebenarnya masih banyak. Hanya saja haikiindonesia.com memberikan dasarnya saja sebagai pengetahuan umum. Apalagi hal ini sangat berguna saat anda sedang membutuhkan produk dari kulit asli. Memberikan ketelitian lebih sebelum anda memilih kerajinan kulit yang dibutuhkan. Karena banyak produk kulit yang dibutuhkan untuk hadiah di sebuah acara. Seperti hadiah souvenir perusahaan, souvenir kantor dan souvenir seminar. Lingkupnya bahkan bukan hanya perorangan saja tapi sudah lingkup Perusahaan dan kantor.

Jadi dengan adanya artikel yang cukup singkat ini , semoga bisa memberikan manfaat untuk anda. Jika anda membutuhkan hadiah souvenir kulit yang premium atau ingin berkonsultasi mengenai kebutuhan souvenir kulit, bisa hubungi CS haikiindonesia di WA 08222 3456 602.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *